You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Loading...
Logo Desa Petir
Desa Petir

Kec. Purwanegara, Kab. Banjarnegara, Provinsi Jawa Tengah

Selamat Datang di Website Resmi Desa Petir || Menuju Desa Mandiri Melalui Pemberdayaan UMKM || Bersama Membangun Desa Lebih Baik || Desa Petir - Berdaya, Berbudaya, dan Bermartabat .

Tumbuhkan Minat Baca Anak-Anak di Pelosok Desa Petir Melalui Pohon literasi

LIVIYANA LARASATI 25 Agustus 2026 Dibaca 1 Kali

(Foto bersama siswa SDN 6 petir saat menemani literasi. Source :Tim KKN UNNES Desa Petir)

Di salah satu sudut pelosok Desa Petir, ada sebuah pohon yang terlihat berbeda dari biasanya. Pohon tersebut bukan pohon yang tumbuh dengan daun dan buah, melainkan Pohon Literasi yang dibuat sebagai bagian dari upaya Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Negeri Semarang (UNNES) untuk mengajak anak-anak lebih dekat dengan buku.

Kegiatan ini berangkat dari hal yang sederhana. Tim KKN UNNES ingin membuat aktivitas membaca terasa lebih menyenangkan dan tidak seperti kewajiban. Sebab, mengenalkan buku kepada anak-anak bukan hanya soal meminta mereka membaca, tetapi juga bagaimana membuat mereka merasa bahwa membaca bisa menjadi kegiatan yang menarik.

Untuk mendukung kegiatan tersebut, Tim KKN UNNES menyediakan berbagai macam buku bacaan yang dapat dipilih dan dibaca oleh anak-anak. Mereka bebas memilih buku sesuai dengan ketertarikan masing-masing. Ada yang memilih cerita anak, buku pengetahuan, hingga bacaan ringan yang membuat mereka penasaran untuk membuka halaman berikutnya.

Setelah selesai membaca, anak-anak kemudian diajak untuk menuliskan judul buku yang telah mereka baca pada selembar kertas dan menempelkannya di Pohon Literasi. Satu lembar kertas mewakili satu buku yang telah mereka selesaikan. Semakin banyak anak yang membaca, semakin banyak pula judul buku yang menghiasi ranting-ranting pohon tersebut.

Hal sederhana itu ternyata mampu membuat kegiatan membaca menjadi lebih menarik. Anak-anak terlihat antusias ketika memilih buku, membaca, kemudian mencari tempat untuk menempelkan judul buku mereka. Tidak jarang, mereka juga saling melihat bacaan teman dan kemudian tertarik untuk membaca buku yang sama atau mencari buku lain dengan cerita yang berbeda.

(Foto dengan pohon literasi. Source: Tim KKN UNNES Desa Petir)

Perlahan, Pohon Literasi yang awalnya masih kosong mulai dipenuhi berbagai judul buku. Ranting demi ranting menjadi lebih ramai. Bagi Tim KKN UNNES, pemandangan tersebut menjadi hal yang menyenangkan karena setiap kertas yang menempel menunjukkan adanya satu anak yang telah meluangkan waktu untuk membaca.

Kegiatan ini juga menjadi kesempatan bagi anak-anak untuk saling berbagi pengalaman. Mereka dapat bercerita tentang buku yang baru saja dibaca, tokoh yang mereka sukai, atau pengetahuan baru yang mereka temukan. Dari obrolan sederhana tersebut, membaca tidak lagi menjadi aktivitas yang dilakukan sendirian, tetapi menjadi bagian dari interaksi bersama.

Tim KKN UNNES menyadari bahwa menumbuhkan minat baca tidak dapat dilakukan hanya dalam satu kali kegiatan. Dibutuhkan kebiasaan yang terus dibangun dan lingkungan yang mendukung. Karena itu, Pohon Literasi diharapkan dapat menjadi pemantik agar anak-anak semakin terbiasa mengambil buku, membaca, dan menemukan hal-hal baru dari setiap bacaan.

Kegiatan ini juga sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDGs 4: Pendidikan Berkualitas. Melalui kegiatan literasi sederhana, anak-anak diberikan kesempatan untuk memperoleh pengetahuan tambahan di luar pembelajaran formal. Buku menjadi sarana untuk memperluas wawasan sekaligus menumbuhkan rasa ingin tahu mereka.

Selain SDGs 4, kegiatan ini juga mendukung SDGs 10: Berkurangnya Kesenjangan, terutama dalam semangat memberikan akses dan kesempatan belajar yang lebih luas bagi anak-anak di wilayah pelosok desa. Dengan menyediakan bahan bacaan yang dapat digunakan bersama, Tim KKN UNNES berupaya menghadirkan ruang belajar yang sederhana tetapi dapat memberikan manfaat bagi anak-anak.

Lebih dari sekadar sebuah media untuk menempelkan judul buku, Pohon Literasi menjadi simbol dari kebiasaan kecil yang sedang dibangun. Setiap judul yang ditempel ibarat satu daun yang tumbuh, sementara semakin banyak buku yang dibaca menjadi tanda bahwa rasa ingin tahu anak-anak terus berkembang.

Harapannya, kebiasaan tersebut tidak berhenti ketika kegiatan KKN selesai. Anak-anak di pelosok Desa Petir diharapkan dapat terus membaca karena mereka memang ingin tahu, bukan semata-mata karena ada tugas atau kegiatan.

Pada akhirnya, Tim KKN UNNES ingin menunjukkan bahwa meningkatkan minat baca tidak selalu membutuhkan kegiatan yang rumit. Kadang, cukup dengan menyediakan buku, memberikan ruang untuk membaca, dan membuat anak-anak merasa bahwa apa yang mereka baca memiliki arti.

Dari sebuah pohon sederhana, tumbuh banyak cerita. Dari satu buku, muncul pengetahuan baru. Dan dari kebiasaan membaca yang kecil, diharapkan tumbuh generasi anak-anak Desa Petir yang semakin gemar belajar dan berani bermimpi lebih jauh.

Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image

APBDes 2024 Pelaksanaan

Pendapatan
Rp 3.868.885.100,00 Rp 3.868.885.100,00
100%
Belanja
Rp 3.970.340.258,00 Rp 4.002.015.578,00
99.21%
Pembiayaan
Rp 337.876.822,00 Rp 306.201.502,00
110.34%

APBDes 2024 Pendapatan

Hasil Usaha Desa
Rp 112.408.100,00 Rp 112.408.100,00
100%
Hasil Aset Desa
Rp 20.140.000,00 Rp 20.140.000,00
100%
Dana Desa
Rp 2.091.357.000,00 Rp 2.091.357.000,00
100%
Bagi Hasil Pajak Dan Retribusi
Rp 37.093.000,00 Rp 37.093.000,00
100%
Alokasi Dana Desa
Rp 470.887.000,00 Rp 470.887.000,00
100%
Bantuan Keuangan Provinsi
Rp 685.000.000,00 Rp 685.000.000,00
100%
Bantuan Keuangan Kabupaten/Kota
Rp 450.000.000,00 Rp 450.000.000,00
100%
Bunga Bank
Rp 2.000.000,00 Rp 2.000.000,00
100%

APBDes 2024 Pembelanjaan

Bidang Penyelenggaran Pemerintahan Desa
Rp 700.023.720,00 Rp 731.699.040,00
95.67%
Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa
Rp 2.990.103.700,00 Rp 2.990.103.700,00
100%
Bidang Pembinaan Kemasyarakatan Desa
Rp 28.055.000,00 Rp 28.055.000,00
100%
Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa
Rp 9.700.000,00 Rp 9.700.000,00
100%
Bidang Penanggulangan Bencana, Darurat Dan Mendesak Desa
Rp 242.457.838,00 Rp 242.457.838,00
100%